Program akademik

Program Akademik 2014/2015

Informasi :FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945, Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya, Telp. 031-5921516

PROGRAM AKADEMIK 2014/2015

Perwalian

Perwalian/her-registrasi adalah kegiatan pendaftaran ulang sebagai mahasiswa pada setiap awal semester sesuai kalender akademik, agar tetap mendapatkan status terdaftar sebagai mahasiswa pada program studi dan Kopertis.

Ketentuan perwalian:

  • Setiap mahasiswa wajib melakukan perwalian setiap semester sesuai jadwal yang ditetapkan, termasuk juga:
  1.  Mahasiswa yang sedang menunggu Ujian Skripsi atau memprogram nol sks.
  2. Mahasiswa yang mengambil cuti studi.
  3. Mahasiswa yang sedang menjalani skorsing.
  • Mahasiswa yang melakukan perwalian di luar batas waktu yang ditetapkan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Mahasiswa yang tidak/terlambat melakukan perwalian harus mengurus cuti di Bagian Akademik paling lambat pada perkuliahan minggu kedua.
  • Mahasiswa yang tidak melakukan perwalian selama satu tahun akademik atau 2 semester berturut-turut, dinyatakan keluar dan hanya dapat diterima kembali apabila permohonannya disetujui oleh Rektor.

 Prosedur perwalian:

  1. Mahasiswa melakukan pembayaran SPP, praktikum, dan kewajiban keuangan lainnya di Bagian Keuangan atau bank yang ditunjuk.
  2. Mahasiswa menunjukkan seluruh bukti pembayaran pembayaran tersebut kepada Dosen Wali sesuai jadwal perwalian, untuk memperoleh Kartu Hasil Studi (KHS) semester lalu dan lembar Kartu Rencana Studi (KRS).
  3. Mahasiswa menyusun rencana studi berdasarkan: Indeks Prestasi/IP, mata kuliah prasyarat, mata kuliah yang belum lulus, jadwal kuliah, dan arahan Dosen Wali.
  4. Mahasiswa mengisi lembar KRS sesuai rencana studi dan meminta tandatangan Dosen Wali.
  5. Mahasiswa menyerahkan lembar KRS di loket Bagian Akademik, dan menunjukkan Bukti Pembayaran SPP.
  6. Bagian Akademik memproses dan mencetak Kartu Studi.
  7. Mahasiswa mengambil Kartu Studi di Dosen Wali/Fakultas.

Perkuliahan

            Perkuliahan adalah kegiatan proses belajar yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa sebelum menjalani ujian semester.

 Ketentuan perkuliahan:

  • Jumlah tatap muka setiap mata kuliah adalah 14 kali pertemuan/semester.
  • Jadwal kuliah dikelompokkan menjadi dua: Kelas Pagi (07.00 s/d 17.00 WIB) dan Kelas Sore (17.00 s/d 21.30 WIB).
  • Kelas Pagi diberikan kode Kelas A s/d Q dan Kelas Sore diberikan kode Kelas R s/d Z.
  • Lama waktu perkuliahan untuk Kelas Pagi = 50 menit/SKS dan untuk Kelas Sore = 45 menit/SKS.
  • Dosen yang berhalangan hadir pada jam kuliah wajib memberikan Kuliah Pengganti yang jadwalnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama dengan mahasiswa, disetujui oleh Ketua Jurusan, dan Ketua Kelas.
  • Mahasiswa yang berhalangan hadir pada jam kuliah wajib menyerahkan surat ijin ketidakhadiran dan bukti pendukungnya kepada Dosen Pengajar.  
  • Hanya mahasiswa yang namanya tercantum pada Daftar Hadir Kuliah yang berhak mengikuti perkuliahan.
  • Mahasiswa dilarang mengenakan kaos oblong dan sandal pada waktu mengikuti kuliah.
  • Berdasarkan pertimbangan tertentu, perkuliahan dapat dilakukan di luar ruang dengan persetujuan Ketua Jurusan/Ketua Program Studi.
  • Untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi perkuliahan, Dosen dapat memberikan tugas rumah.
  • Jumlah kehadiran kuliah minimal 70%  dari total pertemuan untuk dapat mengikuti ujian akhir semester.

Prosedur perkuliahan:

  1. Mahasiswa melihat jadwal kuliah pada Kartu Studi nya.
  2. Mahasiswa menghadiri perkuliahan sesuai hari, jam, dan ruang kuliah yang tercantum pada Kartu Studi.
  3. Mahasiswa mengikuti proses perkuliahan dengan tertib.
  4. Mahasiswa menandatangani Daftar Hadir Kuliah sebagai tanda bukti kehadiran.
  5. Mahasiswa meninggalkan ruang kuliah dengan tertib setelah dosen mengakhiri kuliah.

Prosedur Kuliah Pengganti:

  1. Dosen dan mahasiswa menetapkan jadwal kuliah (hari, tanggal, jam, ruang)  berdasarkan kesepakatan bersama.
  2. Dosen mengisi Lembar Kuliah Pengganti yang tersedia di Bagian Presensi dan melengkapi dengan tandatangan Dosen, Ketua Kelas, dan Ketua Jurusan/Wakil Dekan.
  3. Dosen menunjukkan Lembar Kuliah Pengganti kepada petugas presensi untuk mengambil Daftar Hadir Kuliah.
  4. Dosen melaksanakan kuliah pengganti sesuai jadwal yang disepakati.
  5. Mahasiswa menandatangani Daftar Hadir Kuliah.
  6. Dosen/mahasiswa mengembalikan Daftar Hadir ke Bagian Presensi setelah kuliah pengganti selesai.

Praktikum

            Praktikum adalah kegiatan proses belajar yang dilaksanakan untuk meningkatkan ketrampilan mahasiswa pada bidang tertentu.

Ketentuan praktikum:

  • Praktikum dapat dilaksanakan di dalam kelas, laboratorium, atau luar ruang.
  • Praktikum yang dilaksanakan di luar jadwal kuliah, 1 SKS = 100 menit.
  • Praktikum dapat dilakukan dengan/tanpa menggunakan peralatan.
  • Penggunaan peralatan praktikum harus dilakukan sesuai Prosedur Operasional Standar (SOP) yang berlaku.
  • Penggunaan laboratorium harus  mendapatkan persetujuan dari Kepala Laboratorium
  • Biaya Praktikum tidak termasuk dalam SPP yang dibayar setiap bulan oleh mahasiswa.

Prosedur praktikum:

  1. Mahasiswa membayar biaya praktikum sesuai ketentuan pada Bagian Keuangan atau Bank yang ditunjuk.
  2. Mahasiswa menunjukkan Bukti Pembayaran Praktikum pada Kepala Laboratorium untuk dicatat sebagai peserta praktikum.
  3. Mahasiswa melihat jadwal praktikum
  4. Mahasiswa menghadiri praktikum sesuai hari, jam, dan ruang praktikum yang ditentukan.
  5. Mahasiswa mengikuti proses praktikum dengan tertib.
  6. Mahasiswa menandatangani Daftar Hadir Praktikum sebagai tanda bukti kehadiran.
  7. Mahasiswa meninggalkan ruang praktikum dengan tertib setelah dosen mengakhiri kuliah praktikum.

Ujian Semester

            Ujian semester merupakan proses evaluasi terhadap kemampuan mahasiswa dalam memahami materi kuliah yang diajarkan.

Ketentuan ujian:

  • Ujian Semester dilaksanakan 2 kali, yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS).
  • Jadwal Pelaksanaan Ujian Semester ditetapkan oleh Fakultas.
  • Mahasiswa telah melunasi pembayaran SPP periode bulan ujian dan biaya praktikum semester yang bersangkutan.
  • Jumlah kehadiran kuliah minimal 70% dari total pertemuan.
  • Hanya mahasiswa yang memiliki Kartu Ujian yang berhak mengikuti ujian.
  • Batas akhir Ujian Susulan UTS/UAS adalah 7 hari setelah pelaksanaan ujian.
  • Mahasiswa dilarang mengenakan kaos oblong dan sandal pada waktu mengikuti ujian.

Prosedur ujian:

  1. Mahasiswa melakukan pembayaran SPP, praktikum, dan kewajiban keuangan lainnya di Bagian Keuangan atau bank yang ditunjuk.
  2. Mahasiswa menunjukkan seluruh bukti pembayaran tersebut ke Bagian Tata Usaha untuk memperoleh Kartu Ujian.
  3. Mahasiswa mengikuti ujian sesuai jadwal yang tertera pada Kartu Ujian.
  4. Mahasiswa mengumpulkan lembar jawaban ujian pada Dosen Penguji/Pengawas
  5. Mahasiswa meminta paraf Dosen Penguji/Pengawas pada Kartu Ujian sebagai bukti telah mengikuti ujian
  6. Mahasiswa menandatangani Daftar Hadir Ujian.
  7. Mahasiswa meninggalkan ruang ujian dengan tertib setelah mendapat ijin dari Dosen Penguji/Pengawas.

Prosedur ujian susulan:

  1. Mahasiswa menghadap Ketua Jurusan untuk alasan ketidakhadiran ujian dengan membawa bukti pendukung (Surat Dokter/Tugas)
  2. Mahasiswa mengisi Lembar Permohonan Ujian Susulan yang diberikan Ketua Jurusan
  3. Mahasiswa menyerahkan bukti pendukung dan Lembar Permohonan Ujian Susulan yang sudah ditandatangani Ketua Jurusan ke Bagian Tata Usaha
  4. Bagian Tata Usaha menerbitkan Surat Permohonan Ujian Susulan untuk Dosen Penguji yang ditandatangani Dekan/Wakil Dekan.
  5. Mahasiswa mengambil Surat Permohonan dan Lembar Nilai Ujian Susulan di Bagian Tata Usaha dan menyerahkannya kepada  Dosen Penguji
  6. Dosen Penguji melaksanakan ujian susulan dan menyerahkan Lembar Nilai Ujian Susulan ke Bagian Tata Usaha
  7. Bagian  Tata Usaha memasukkan nilai ujian susulan ke Daftar Nilai Evaluasi Studi mata kuliah yang bersangkutan.

Magang

            Magang merupakan kegiatan perkuliahan luar ruang dalam bentuk on the job training di suatu organisasi (instansi/perusahaan/lembaga). Tujuan magang adalah untuk memberikan pengalaman bekerja kepada mahasiswa, kesempatan mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki, sekaligus untuk mengasah ketrampilan softskillnya.

Ketentuan magang:

  • Mahasiswa telah menempuh mata kuliah minimal 75 SKS
  • Mahasiswa telah memprogram/lulus 1 mata kuliah konsentrasi.
  • Mahasiswa memprogram mata kuliah Magang pada semester yang bersangkutan.
  • Mahasiswa telah melunasi biaya magang di Bagian Tata Usaha fakultas.
  • Mahasiswa mengikuti Pembekalan Magang yang diselenggarakan oleh fakultas.
  • Lama magang adalah 30 hari kerja. Jam kerja sesuai ketentuan tempat magang.
  • Bagi mahasiswa pekerja, tempat magang adalah tempatnya bekerja.
  • Pakaian magang adalah atasan putih bawahan hitam dan jaket almamater, kecuali ditetapkan lain oleh tempat magang.
  • Penilaian magang dilakukan bersama oleh Pengawas Magang dari  fakultas dan Pembimbing di tempat magang.

Prosedur magang:

  1. Mahasiswa memprogram mata kuliah Magang pada saat perwalian/her-registrasi.
  2. Mahasiswa menunjukkan Kartu Studi dan membayar biaya magang di Bagian Tata Usaha fakultas.
  3. Mahasiswa mencari tempat magang dan memastikan memperoleh persetujuan dari tempat magang.
  4. Mahasiswa meminta Surat Pengantar Magang ke Bagian Tata Usaha fakultas
  5. Mahasiswa mengambil Surat Pengantar Magang dan Buku Kerja Magang di Bagian Tata Usaha fakultas.
  6. Mahasiswa menyerahkan Surat Pengantar Magang ke tempat magang.
  7. Mahasiswa/fakultas menerima Surat Persetujuan Magang dari tempat magang.
  8. Mahasiswa melakukan praktek kerja/magang sesuai ketentuan yang dipersyaratkan.
  9. Mahasiswa mengisi Buku Kerja Magang setiap hari dan meminta paraf dari instruktur/Pembimbing yang ditunjuk oleh tempat magang.
  10. Pengawas Magang fakultas mengunjungi tempat magang untuk melakukan penilaian dan memperoleh masukan.
  11. Mahasiswa melapor kepada Ketua Jurusan setelah selesai menjalani magang.
  12. Mahasiswa menyusun dan menyerahkan Laporan Magang kepada Ketua Jurusan.
  13. Mahasiswa mengambil Sertifikat Magang di Bagian Tata Usaha fakultas yang mencantumkan tempat dan nilai magang.

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

            Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan proses belajar dan pemberdayaan mahasiswa agar mahasiswa dapat memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahliannya.

 Ketentuan KKN:

  • Mahasiswa telah lulus minimal 110 sks.
  • Mahasiswa memprogram mata kuliah KKN pada semester yang bersangkutan.
  • Mahasiswa telah melunasi biaya KKN di Bagian Keuangan atau bank yang ditunjuk.
  • Mahasiswa mengikuti Pembekalan KKN yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) secara penuh sesuai jadwal.
  • Mahasiswa menyusun dan menyerahkan Proposal/Laporan KKN sesuai jadwal
  • Mahasiwa mengikuti pelaksanaan KKN secara penuh sesuai jadwal
  • Jadwal pelaksanaan KKN ditetapkan oleh Universitas.

 Prosedur KKN:

  1. Mahasiswa memprogram mata kuliah KKN pada saat perwalian/her-registrasi
  2. Mahasiswa menunjukkan Kartu Studi dan membayar biaya KKN pada Bank yang ditunjuk.
  3. Mahasiswa mengikuti Pembekalan KKN sesuai jadwal yang ditetapkan oleh LPPM.
  4. Mahasiswa melihat Daftar Kelompok dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di Papan Pengumuman LPPM
  5. Mahasiswa melakukan pertemuan kelompok dan berkonsultasi dengan DPL untuk merencanakan Survei Lokasi
  6. Mahasiswa melakukan Survei Lokasi dengan/tanpa DPL
  7. Mahasiswa menyusun Proposal Kelompok berdasarkan hasil survei
  8. Mahasiswa menyerahkan Proposal Kelompok yang sudah disetujui dan ditandatangani DPL ke Tata Usaha LPPM
  9. Mahasiswa mengikuti Kegiatan KKN di lapangan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
  10. Mahasiswa menyusun Laporan Pelaksanaan KKN bersama anggota kelompok dengan bimbingan DPL.
  11. Mahasiswa menyerahkan Laporan KKN yang telah ditandatangani DPL ke Tata Usaha LPPM, dan menerima Tanda Bukti Penyerahan Laporan KKN dari Tata Usaha LPPM.
  12. Mahasiswa mengambil Sertifikat KKN di Tata Usaha LPPM.

 Skripsi

            Skripsi merupakan karya ilmiah yang disusun  oleh seorang mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan pada jenjang pendidikan Sarjana Strata Satu (S1) melalui kegiatan penelitian sesuai dengan bidang ilmunya.

 Ketentuan program skripsi:

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa.
  2. Mahasiswa telah lulus minimal 120 sks
  3. Mahasiswa menyerahkan Surat Keterangan Nilai ke Bagian Tata Usaha
  4. Mahasiswa telah memiliki Sertifikat: Pembekalan Mahasiswa Baru/PMB, Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa/LKMM, Magang, Kuliah Kerja Nyata/KKN.
  5. Mahasiswa telah lulus mata kuliah Metode Penelitian dan Seminar.
  6. Mahasiswa memprogram matakuliah Skripsi pada semester yang bersangkutan.
  7. Mahasiswa mengajukan Judul Skripsi pada Ketua Jurusan.
  8. Batas waktu penyusunan skripsi adalah 1 semester.
  9. Perpanjangan waktu penyusunan skripsi maksimal 1 semester.
  10. Mahasiswa yang belum menyelesaikan skripsinya sesuai batas waktu, wajib memprogram kembali matakuliah Skripsi pada semester berikutnya.

 Prosedur program skripsi:

  1. Mahasiswa menyerahkan Surat Keterangan Nilai kepada Dosen Wali pada saat perwalian.
  2. Mahasiswa mengisi matakuliah Skripsi dan semua matakuliah yang belum ditempuh pada Lembar Kartu Rencana Studi.
  3. Mahasiswa menunjukkan Sertifikat asli PMB, LKMM, Magang, dan KKN kepada Dosen Wali.
  4. Mahasiswa menyerahkan fotocopy sertifikat PMB, LKMM, Magang, dan KKN pada Dosen Wali dan meminta tandatangan pada Lembar Kartu Rencana Studinya.
  5. Tahapan selanjutnya sama dengan proses Perwalian.

 Ketentuan bimbingan skripsi:

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa
  2. Menyerahkan Proposal Penelitian pada Ketua Jurusan
  3. Memiliki Kartu Bimbingan Skripsi.
  4. Frekuensi konsultasi dengan Dosen Pembimbing minimal 5 kali/dosen.
  5. Batas waktu bimbingan skripsi maksimal 1 semester.

 Prosedur bimbingan skripsi:

  1. Mahasiswa menyerahkan Proposal Penelitian pada Ketua Jurusan.
  2. Ketua Jurusan menerbitkan Kartu Bimbingan Skripsi
  3. Mahasiswa menyerahkan Proposal Penelitian dan Kartu Bimbingan Skripsi  pada Dosen Pembimbing sebagai dasar konsultasi
  4. Mahasiswa melakukan penyempurnaan Proposal Penelitian sesuai arahan Dosen Pembimbing.
  5. Mahasiswa meminta Surat Pengantar Ijin Survei ke Bagian Tata Usaha dengan melampirkan Proposal Penelitian yang telah disetujui dan ditandatangani Dosen Pembimbing Utama..
  6. Mahasiswa menyerahkan Surat Pengantar Ijin Survei  pada lembaga yang menjadi obyek penelitian.
  7. Mahasiswa menerima surat balasan dari lembaga yang menjadi obyek penelitian.
  8. Mahasiswa melakukan survei pada obyek penelitian dan menyusun laporan skripsi.
  9. Mahasiswa berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing sesuai jadwal dan tempat yang telah disepakati.
  10. Mahasiswa wajib meminta isian saran dan paraf pada Dosen Pembimbing setiap kali melakukan konsultasi.
  11. Dalam hal terjadi kendala/hambatan dalam proses penyusunan skripsi, mahasiswa wajib berkonsultasi dengan Ketua Jurusan untuk mencari solusinya.

 Ketentuan ujian skripsi:

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa.
  2. Mahasiswa telah lulus seluruh matakuliah yang menjadi kewajibannya.
  3. Mahasiswa telah melunasi biaya ujian skripsi sesuai ketentuan.
  4. Menyerahkan laporan skripsi yang belum dijilid sebanyak 3 eksemplar ke Bagian Tata Usaha.
  5. Terdaftar sebagai peserta ujian skripsi pada periode ujian yang bersangkutan.
  6. Mengikuti pelaksanaan ujian skripsi sesuai jadwal yang ditetapkan.
  7. Pakaian ujian skripsi adalah atasan putih bawahan hitam dan berdasi
  8. Mahasiswa hadir 30 menit sebelum acara Ujian Skripsi dimulai untuk mendengarkan pengarahan dari fakultas.
  9. Jumlah penguji 3 orang dengan Dosen Pembimbing Utama sebagai Ketua Sidang
  10. Lama waktu ujian skripsi maksimal 1 jam/mahasiswa.
  11. Kriteria kelulusan ujian skripsi adalah: lulus, ditangguhkan, tidak lulus.
  12. Batas waktu revisi laporan skripsi adalah 7 hari sejak tanggal pelaksanaan ujian.
  13. Mahasiswa yang tidak lulus ujian skripsi wajib mengikuti ujian ulang dan membayar biaya ujian ulang sesuai ketentuan.
  14. Ujian ulang skripsi dilaksanakan paling lambat 7 hari setelah tanggal ujian.
  15. Mahasiswa yang tidak lulus dalam ujian ulang, wajib memprogram matakuliah skripsi pada semester berikutnya dan menjalani tahapan sebagai peserta baru.

 Prosedur ujian skripsi:

  1. Mahasiswa melihat pengumuman pendaftaran ujian skripsi di Bagian Tata Usaha dan mempersiapkan persyaratannya.
  2. Mahasiswa melunasi pembayaran di Bagian Keuangan atau Bank yang ditunjuk.
  3. Mahasiswa mendaftar sebagai peserta ujian skripsi di Bagian Tata Usaha dengan melampirkan fotocopy Bukti Pembayaran dan persyaratan lain yang ditentukan.
  4. Mahasiswa melihat pengumuman jadwal ujian skripsi di Bagian Tata Usaha
  5. Mahasiswa hadir 30 menit sebelum pelaksanaan ujian dengan mengenakan pakaian atasan putih bawahan hitam dan berdasi.
  6. Mahasiswa mengikuti acara pengarahan fakultas sebelum sidang ujian dimulai.
  7. Mahasiswa menunggu panggilan untuk memasuki ruang sidang dan menjalani ujian.
  8. Mahasiswa memasuki ruang sidang, memperkenalkan diri, mempresentasikan secara singkat isi laporan, dan menjawab pertanyaan dosen penguji.
  9. Mahasiswa ke luar dari ruang sidang setelah diperintahkan oleh Ketua Sidang.
  10. Mahasiswa menghadiri acara pengumuman hasil keputusan sidang ujian skripsi setelah seluruh sidang ujian selesai.
  11. Mahasiswa yang dinyatakan lulus dengan ditangguhkan atau tidak lulus, mengambil berkas laporan skripsi di Bagian Tata Usaha untuk dilakukan perbaikan. 

Evaluasi Studi

Yudisium

            Yudisium adalah kegiatan penetapan kelulusan mahasiswa setelah menjalani seluruh proses belajar untuk memperoleh gelar kesarjanaan.

Ketentuan yudisium:

  1. Jadwal pelaksanaan yudisium ditentukan oleh fakultas.
  2. Yudisium dilaksanakan setelah mahasiswa lulus ujian skripsi.
  3. Mahasiswa melunasi biaya yudicum pada Bagian Keuangan/Bank yang ditunjuk.
  4. Pakaian acara yudisium adalah atasan warna putih lengan panjang, bawahan  warna hitam, berdasi, dan mengenakan jaket almamater.

Prosedur yudisium:

  1. Mahasiswa melihat pengumuman yudisium di fakultas .
  2. Mahasiswa membayar biaya yudisium di bank yang ditunjuk.
  3. Mahasiswa menunjukkan bukti pembayaran dan menyerahkan persyaratan administratif ke Bagian  Tata Usaha fakultas. Persyaratan administratif meliputi: (a) Surat Keterangan Bebas Perpustakaan, (b) Surat Keterangan Bebas Keuangan, (c) Tanda Terima Penyerahan Skripsi, (d) CD Skripsi.
  4. Mahasiswa mengenakan pakaian atas warna putih lengan panjang, bawahan  warna hitam, berdasi, dan mengenakan jaket almamater warna merah pada saat acara Yudisium.
  5. Mahasiswa hadir 30 menit sebelum acara Yudisium dimulai untuk mendengarkan pengarahan dari fakultas.
  6. Mahasiswa menempati tempat duduk yang disediakan sesuai nomor urut yang telah ditentukan fakultas.
  7. Mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian acara Yudisium dengan tertib.
  8. Mahasiswa meninggalkan ruang cara Yudisium setelah acara dinyatakan selesai.

Wisuda

Wisuda adalah kegiatan pengukuhan terhadap gelar kesarjanaan yang telah dicapai oleh mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh proses belajar dan dinyatakan lulus pada waktu yudisium.

Ketentuan wisuda:

  • Wisuda diselenggarakan 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
  • Setiap mahasiswa yang telah dinyatakan lulus saat yudisium, wajib mengikuti wisuda.
  • Pendaftaran Wisuda dilakukan di Bagian Kemahasiswaan dengan melengkapi persyaratan tertentu.
  • Biodata mahasiswa peserta wisuda tercantum pada Buku Kenangan Wisuda periode yang bersangkutan.

Prosedur wisuda:

  1. Mahasiswa melihat Pengumuman Wisuda di Fakultas.
  2. Mahasiswa melengkapi persyaratan yang ditetapkan.
  3. Mahasiswa mengisi formulir pendaftaran di Bagian Kemahasiswaan.
  4. Mahasiswa menyerahkan kembali formulir yang telah diisi dan lampiran pendukungnya.
  5. Mahasiswa mengikuti acara Gladi Kotor (H-2 hari) dan Gladi Bersih (H-1 hari) untuk menjamin kelancaran acara dan memperoleh informasi penting.
  6. Mahasiswa mengikuti pelaksanaan Wisuda dengan tertib.
  7. Mahasiswa keluar dari arena Wisuda setelah acara berakhir dan menuju Fakultas bersama keluarga untuk mengikuti acara ramah tamah.