Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya turut ambil bagian dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar oleh Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT) di Universitas Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM), Selasa-Rabu, 26-27 November 2024.
Kegiatan ini mengusung tema "Community Engagement Through Strengthening And Collaboration Among Multidisciplinary", sebagai bentuk kolaborasi antara 28 perguruan tinggi di Indonesia dengan UPNM Malaysia. PKM dilakukan secara luring dan daring, diikuti oleh 43 dosen dari berbagai universitas di Indonesia.
FISIP UNTAG Surabaya diwakili oleh Dr. Dra. Rachmawati Novaria, M.M., yang mempresentasikan makalah berjudul "Community Empowerment Through Utilizing Empty Land by Cultivating Golden Kinanti". Presentasi ini menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong untuk kegiatan produktif, sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi komunitas.
Ketua Umum DKLPT, Tgk Nanda Saputra, M.Pd., menjelaskan bahwa program ini bertujuan memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi lintas negara dan multidisiplin. Selain itu, program ini dirancang untuk:
Dalam sambutannya, Nanda menegaskan bahwa kolaborasi internasional ini merupakan langkah menuju visi menjadikan perguruan tinggi sebagai World Class University dengan pendekatan transformatif dalam pengabdian masyarakat berskala internasional.
Program ini melibatkan berbagai aktivitas kolaboratif, seperti diskusi lintas budaya dan sosial, yang dirancang untuk memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai budaya kedua negara. Para peserta dari berbagai perguruan tinggi juga berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengabdian masyarakat yang inovatif.
Sebanyak 28 perguruan tinggi di Indonesia turut berkontribusi dalam kegiatan ini, termasuk Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Negeri Semarang, Universitas Pendidikan Ganesha Bali, Universitas Jenderal Soedirman, dan Universitas Muhammadiyah Semarang.
Keterlibatan FISIP UNTAG Surabaya dalam program PKM ini menunjukkan komitmen universitas dalam menjalin kerja sama internasional dan memperluas dampak pengabdian masyarakat. Dengan pendekatan multidisiplin dan lintas negara, program ini diharapkan menjadi model inspiratif untuk keterlibatan masyarakat secara global.