Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Okt
Surabaya, 21 Oktober 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menjalin kerja sama dengan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Cinde Wilis. Implementasi perdana kolaborasi ini diwujudkan melalui kuliah tamu dosen praktisi di Program Studi Administrasi Publik yang berlangsung di Gedung Q210, Selasa (21/10).
Kuliah tamu menghadirkan jajaran BPR Cinde Wilis dipimpin Direktur Utama, Lucia Primastuti. Dari FISIP hadir Wakil Dekan Mohammad Insan Romadhan, S.I.Kom., M.Med.Kom., Kepala Tata Usaha FISIP, serta Kaprodi Administrasi Publik, Yusuf Hariyoko, S.AP., M.AP.
Wakil Dekan FISIP Untag Surabaya, Mohammad Insan Romadhan, menegaskan bahwa kemitraan ini dirancang untuk memperpendek jarak antara teori dan dunia praktik. “Kerja sama dengan BPR Cinde Wilis akan memperkaya pembelajaran berbasis kasus riil, khususnya pada mata kuliah kebijakan publik dan tata kelola sektor keuangan daerah. Mahasiswa perlu melihat langsung bagaimana keputusan publik berkelindan dengan aspek keuangan mikro dan inklusi keuangan,” ujarnya.
Kaprodi Administrasi Publik, Yusuf Hariyoko, S.AP., M.AP., menyambut positif hadirnya dosen praktisi di kelas. “Mahasiswa kami akan mendapat insight tentang tata kelola risiko, kepatuhan, serta desain layanan publik di lembaga keuangan mikro. Ini relevan dengan kompetensi lulusan Adpublik—policy analysis, governance, dan pelayanan publik—yang dituntut adaptif terhadap perubahan ekonomi digital,” tutur Yusuf.
Direktur Utama BPR Cinde Wilis, Lucia Primastuti, mengapresiasi kesempatan berbagi praktik baik di lingkungan akademik. “Perbankan rakyat berperan strategis dalam menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal. Melalui kuliah tamu ini, kami membawa studi kasus langsung—dari literasi keuangan, penyaluran kredit produktif, hingga tata kelola yang akuntabel—agar calon birokrat dan analis kebijakan memahami implikasi kebijakan pada level akar rumput,” kata Lucia.
Pada sesi perdananya, dosen praktisi dari BPR Cinde Wilis membahas topik “Inklusi Keuangan dan Pelayanan Publik: Peran BPR dalam Pemberdayaan Ekonomi Lokal”, dilanjutkan diskusi interaktif seputar desain kebijakan pro-UMKM, manajemen risiko kredit, hingga integritas layanan. Ke depan, kolaborasi akan diperluas ke bentuk riset terapan, lokakarya penyusunan SOP pelayanan, dan peluang magang mahasiswa di unit-unit BPR.
Melalui kemitraan ini, FISIP Untag Surabaya meneguhkan komitmen menghadirkan pembelajaran kontekstual dan berbasis kolaborasi lintas-sektor, agar lulusan Administrasi Publik siap menjadi perancang kebijakan dan pengelola layanan publik yang responsif, transparan, dan berdampak.