25

Feb

#RuangAksi | FISIP Untag Surabaya Jajaki Kerja Sama Riset Strategis Bersama BRIN

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar diskusi penjajakan kerja sama riset bersama perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 24 Februari 2026 di Ruang Rapat FISIP.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, serta para Ketua Program Studi di lingkungan FISIP. Dari pihak BRIN, hadir Pak Firmansyah dan Pak Letdiatno S selaku perwakilan Pusat Riset Kebijakan BRIN. Diskusi berlangsung konstruktif dengan membahas peluang kolaborasi penelitian, publikasi bersama, serta penguatan jejaring akademik dan kebijakan publik.

Dekan FISIP Untag Surabaya, V. Rudy Handoko, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BRIN merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan dampak riset dosen.

“Kerja sama riset dengan BRIN menjadi peluang besar bagi FISIP untuk memperluas jejaring nasional sekaligus meningkatkan kualitas luaran penelitian. Kami ingin riset yang dilakukan dosen tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga berkontribusi terhadap kebijakan publik dan pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional akan memperkuat posisi akademik FISIP dalam pengembangan ilmu sosial dan kebijakan.

Sementara itu, Wakil Dekan FISIP, Mohammad Insan Romadhan, menekankan pentingnya kolaborasi berbasis tema-tema strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami melihat banyak irisan antara kepakaran dosen FISIP dengan fokus riset kebijakan di BRIN, seperti komunikasi publik, tata kelola pemerintahan, hingga analisis kebijakan. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan riset kolaboratif yang kompetitif dan berdampak,” tuturnya.

Dari pihak BRIN, Pak Firmansyah menyambut baik inisiatif kerja sama ini dan menilai bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem riset nasional.

“Kami terbuka untuk kolaborasi dengan FISIP Untag Surabaya, khususnya dalam riset kebijakan yang berbasis data dan analisis sosial. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berbasis eviden,” ungkapnya.

Diskusi ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret, baik dalam bentuk penelitian bersama, seminar ilmiah, maupun pengembangan kapasitas peneliti muda.

Melalui penjajakan ini, FISIP Untag Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring riset nasional dan mendorong kontribusi nyata dalam pengembangan kebijakan publik berbasis kajian ilmiah.