06

Okt

FISIP Untag Gelar Simulasi AL Akreditasi untuk Pertahankan Predikat Unggul Prodi Administasi Publik

Surabaya – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menggelar kegiatan Simulasi Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi, kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat, 3 Oktober 2025 ini sebagai upaya menjaga dan mempertahankan mutu agar tetap meraih predikat Akreditasi Unggul Prodi Administrasi Publik. 

Kegiatan yang bertempat di ruang rapat lantai 3 gedung rektorat dan yayasan melibatkan Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas, Wakil Dekan FISIP Mohammad Insan Romadhan, S.I.Kom., M.Med.Kom., Ketua Program Studi Administrasi Negara Yusuf Hariyoko, S.AP., M.AP., Gugus Penjaminan Mutu (GPM), serta Tim Akreditasi. Simulasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh instrumen akreditasi telah sesuai standar LAMEMBA.

Wakil Dekan FISIP, Mohammad Insan Romadhan, menegaskan pentingnya simulasi ini sebagai bagian dari budaya mutu di lingkungan FISIP Untag Surabaya.

“Simulasi ini bukan sekadar persiapan teknis menghadapi asesor, melainkan komitmen nyata kita dalam menjaga kualitas pendidikan. Target kita tidak hanya mempertahankan unggul, tetapi juga memperkuat daya saing prodi di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPM Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan akreditasi unggul harus ditopang oleh sinergi semua unsur, mulai dari pimpinan fakultas, prodi, hingga tim mutu.

“BPM hadir untuk memastikan bahwa standar mutu dijalankan secara konsisten. Dengan kolaborasi yang solid, kami optimistis Prodi Administrasi Negara mampu mempertahankan status akreditasi unggul yang selama ini diraih,” tegasnya.

Simulasi ini diakhiri dengan evaluasi menyeluruh dan rekomendasi tindak lanjut dari BPM Universitas agar setiap kelemahan dapat segera diperbaiki. Dengan kegiatan ini, FISIP Untag Surabaya menegaskan posisinya sebagai fakultas yang berorientasi pada mutu dan berdaya saing tinggi di era persaingan global pendidikan tinggi.